Kategori
Sajak Spoken Words

S-P-O-K yang Pulang

S-P-O-K yang salah dipahami.

Pulang tidak pernah terkait keterangan tempat yang memunculkan ingat, ketika ada waktu yang sempat.

Pulang juga bukan objek, yang jadi bahan ejek dari teman lama di warung seberang pangkalan ojek.

Predikat juga enggan mengakui pulang. Alasannya karena yang pulang akan selalu dianggap pecundang.

Tapi, akhirnya aku sadar, kalau pulang itu selalu tentang subjek yang menghadirkan sosok.

Bersamanya dirawat ingatan, yang menemani petang yang dingin hingga pagi yang nyaman. Pulang itu selalu tentang kamu, dan semua sisi baik juga buruk yang menjadikannya candu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.