satu dua kabari berita
mudahnya tahu orang cerita
hidup kita bagai kelas tiga
apa-apa tahulah tetangga

lucunya kita tidak dipaksa
secara rela menjadi angsa
satu begitu dua mengisi
tiga meniru empat adopsi

menjadi dasar itulah dia
jadi wajah sosial media
penuhnya narasi tanpa makna
pelangi tak indah banyak warna

twiitter instagram hanya media
tapi terasa habisi nyawa
produktivitas jadi melemah
pancing pertengkaran dari rumah